Katekese 17 October 2026 Dibaca 412 kali

Setia Sampai Akhir: Meneladani Santo Ignasius dari Antiokhia

Setia Sampai Akhir: Meneladani Santo Ignasius dari Antiokhia
🔍 Klik gambar untuk memperbesar

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

Pada peringatan wajib Santo Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir, kita diajak merenungkan sebuah pertanyaan mendasar: Seberapa dalam kita mencintai Kristus, dan sejauh mana kita berani tetap setia kepada-Nya?

Santo Ignasius mengajarkan bahwa iman bukan sekadar kata-kata indah, melainkan kesetiaan yang diwujudkan dalam kehidupan nyata. Dalam perjalanan menuju kemartirannya di Roma, ia tetap teguh mengakui Kristus, meskipun harus menghadapi penderitaan dan kematian. Baginya, mengikuti Yesus berarti menyerahkan seluruh hidup kepada kasih Allah.

Kita mungkin tidak dipanggil untuk menumpahkan darah demi iman, tetapi setiap hari kita menghadapi tantangan untuk menjadi saksi Kristus. Kita dipanggil berani berkata benar ketika kebohongan dianggap biasa, mengampuni ketika hati terluka, melayani ketika tidak dihargai, serta membela mereka yang lemah ketika orang lain memilih diam.

Sebagai umat Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, marilah kita membangun Gereja yang bersatu, penuh kasih, dan terbuka bagi semua orang. Kesetiaan kepada Kristus hendaknya tampak dalam keluarga yang saling mengasihi, lingkungan yang peduli, dan pelayanan yang tulus tanpa mencari pujian.

Jangan biarkan iman berhenti di altar; bawalah iman ke tengah kehidupan. Jadilah saksi Kristus melalui perkataan yang meneguhkan, tangan yang menolong, dan hati yang mengampuni.

Santo Ignasius dari Antiokhia mengingatkan kita bahwa kasih kepada Kristus layak diperjuangkan sampai akhir. Semoga teladannya menyalakan keberanian kita untuk tetap setia, bahkan ketika jalan iman terasa berat.

Santo Ignasius dari Antiokhia, doakanlah kami. Amin.

Bagikan Informasi Ini:

WhatsApp Facebook