Gerakan Marriage Encounter (ME)
Marriage Encounter (ME) atau Worldwide Marriage Encounter (WWME) adalah gerakan pembinaan dan pengayaan hidup perkawinan dalam Gereja Katolik yang membantu pasangan suami-istri memperbarui kasih, komunikasi, komitmen, dan kehidupan iman mereka. Akar gerakan ini bermula di Spanyol pada 1952, ketika Romo Gabriel Calvo mengembangkan serangkaian pembinaan bagi pasangan suami-istri. Pada 1962, metode tersebut dikembangkan menjadi retret akhir pekan bagi pasangan di Barcelona.
Dalam perkembangannya, Romo Chuck Gallagher, SJ, menjadi tokoh penting dalam pengembangan Marriage Encounter dalam bentuk modern, khususnya di Amerika Serikat. Pada 1968 ia mengikuti pengalaman Marriage Encounter dan kemudian mengembangkan program yang menekankan dialog, keterbukaan, dan spiritualitas perkawinan. Gerakan ini kemudian dikenal secara internasional sebagai Worldwide Marriage Encounter.
Pelindung dan inspirasi: ME berakar pada Yesus Kristus dan spiritualitas perkawinan Katolik; teladan utama yang dihayati adalah Keluarga Kudus Nazaret—Yesus, Maria, dan Yosef.
Tujuan utama ME adalah membantu pasangan memperdalam relasi suami-istri, memperbarui janji perkawinan, membangun komunikasi yang sehat, serta menghayati perkawinan sebagai panggilan dan sakramen.
Kegiatannya antara lain Marriage Encounter Weekend, rekoleksi pasangan, sharing, dialog suami-istri, pendampingan keluarga, pembinaan komunikasi, dan kegiatan komunitas. Dalam pengalaman ME, pasangan diajak berhenti sejenak dari kesibukan, mendengarkan satu sama lain, berbicara secara intim, dan menemukan kembali kehadiran Allah dalam perkawinan.
Nilai yang ditanamkan meliputi kasih, kesetiaan, keterbukaan, kejujuran, pengampunan, komunikasi, penghargaan terhadap perbedaan, tanggung jawab, doa, pelayanan, dan komitmen untuk bertumbuh bersama. Dengan demikian, ME bukan sekadar kegiatan untuk memperbaiki perkawinan, tetapi gerakan spiritual yang mengusahakan pembaruan pasangan, keluarga, dan Gereja melalui kasih yang berpusat pada Kristus. Saat ini WWME telah berkembang di hampir 100 negara.