Misdinar

Misdinar / Putra-Putri Altar (PPA)

Misdinar atau Putra-Putri Altar (PPA) adalah anak-anak dan remaja Katolik yang mendapat tugas pelayanan liturgis untuk membantu imam, diakon, dan umat dalam perayaan Ekaristi serta perayaan liturgi lainnya. Misdinar bukan sekadar petugas altar, melainkan bagian dari proses pembinaan iman, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan kepada Gereja.

Sejarah Singkat

Tradisi pelayanan di sekitar altar telah berkembang sejak Gereja perdana. Dalam perkembangan liturgi Gereja Katolik, tugas membantu imam dalam perayaan Ekaristi kemudian dipercayakan kepada pelayan altar, termasuk anak-anak dan remaja. Di Indonesia, pelayanan ini dikenal luas dengan istilah Misdinar, Putra-Putri Altar (PPA), atau lektor/pelayan altar sesuai pembagian tugas liturgis setempat.

Pelindung

Salah satu tokoh yang sangat dekat dengan spiritualitas Misdinar adalah Santo Tarsisius, martir muda Gereja yang dikenal karena kecintaannya kepada Ekaristi dan kesetiaannya mempertahankan Sakramen Mahakudus. Ia secara luas dihormati sebagai pelindung para pelayan altar dan misdinar.

Tujuan

PPA bertujuan membantu kelancaran liturgi sekaligus membentuk anak dan remaja menjadi pribadi yang beriman, disiplin, bertanggung jawab, rendah hati, dan mencintai Ekaristi.

Kegiatan

Kegiatannya meliputi pelayanan Misa, latihan tata gerak liturgi, pendalaman iman, doa bersama, rekoleksi, pembinaan rohani, kegiatan sosial, serta kebersamaan komunitas.

Nilai yang Ditanamkan

PPA menanamkan iman, pelayanan, disiplin, tanggung jawab, ketekunan, persaudaraan, kerendahan hati, keberanian, dan cinta kepada Gereja. Dengan demikian, menjadi Misdinar bukan hanya belajar berdiri di sekitar altar, tetapi belajar memberikan diri untuk melayani Kristus dan sesama.